Program Grup Belajar Bahasa Inggris Melalui Whatsapps

Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp -Learn English Online ( LEO ) saya, dimana kamu bisa belajar bahasa Inggris melalui grup WA secara gratis di :

Learn English Online adalah sebuah media berbasis grup Whatsapps yang saya sediakan bagi siapa saja yang ingin belajar, berdiskusi, dan berbagi info yang berkaitan dengan bahasa Inggris sehingga tercipta hubungan sosial yang menarik dan interaktif dalam memajukan kemampuan bersama dalam hal kemampuan bahasa Inggris.

Manfaatkan grup ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anda.

Kamu juga bisa masuk ke link berikut : Program Grup Kedua Belajar Bahasa Inggris Melalui Whatsapp. Jika kamu tidak bisa bergabung di program grup ini.


Mohon diperhatikan !
Aturan grup yang harus dipatuhi saat anda bergabung :

1. Harus menggunakan bahasa Inggris ( lakukan semampu anda )
2.Tidak boleh SPAM
3.Tidak dibenarkan beriklan ( produk maupun grup yang tidak berhubungan dengan bahasa Inggris )
4. Tidak boleh melakukan pembully-an maupun pelecehan SARA
5. Tidak memprovokasi ataupun melakukan intimidasi kepada anggota di dalam grup maupun admin
6. Saling menjaga toleransi, kebersamaan dan keakraban di dalam grup ( karena anda akan bertemu        banyak anggota yang berasal dari berbagai daerah di nusantara maupun dari manca negara ).
7. Dilarang merubah logo dan judul grup tanpa seizin admin grup
8. Anggota yang tidak mematuhi aturan dari poin-poin yang disebutkan diatas akan DIKELUARKAN tanpa ada peringatan dari admin sebelumnya.

Mohon di baca aturannya agar anda tidak di 'tendang' oleh admin karena tidak mematuhi aturan. Jika anda dikeluarkan dari grup, maka kesempatan anda bergabung kembali akan menjadi sulit karena kebijakan dari Whatsapp yang hanya menyediakan anggota hanya hingga 256 anggota dalam satu grup. Faktanya, jumlah calon peserta yang berminat bergabung melebihi ambang batas kuota yang telah ditetapkan oleh pihak Whatsapp. 

8 komentar:

Exercise 1- Paket 1


Anda bisa mengirimkan hasil jawaban anda untuk mendapatkan review ( ulasan ) dari saya tentang soal latihan ini, kirimkan melalui e-mail ke mudahberbahasainggris@gmail.com

0 komentar:

Apa Yang Di Maksud Dengan Irregular Verb Dan Regular Verb

Apa yang di maksud dengan Irregular Verb dan Regular Verb ? Mungkin anda pernah mendengar dengan kedua istilah yang di cetak tebal tersebut. Namun tahukah anda apa yang dimaksud dari kedua istilah tersebut ? Bagi anda yang mengerti tentang tata bahasa ( grammar) bahasa Inggris tentunya tidak asing dengan kedua istilah tersebut, namun bagi yang belum menguasai atau mengerti grammar bahasa Inggris tentunya merasa bingung atau bahkan tidak mengerti dengan istilah tersebut. Melalui penjelasan di bawah ini, kami berharap anda bisa mendapatkan penjelasan tentang kedua istilah tersebut.

Apa itu Irregular Verb ?
Irregular Verb secara arti bermakna Kata Kerja Tidak Beraturan. Yaitu kata kerja jenis Main Verb ( lihat penjelasan tentang Main Verb ) dimana mengalami perubahan baik secara bentuk penulisan kata maupun dalam pengucapan kata nya.

Contoh :
Present           Past              Past Participle
    V1                  V2                        V3
Drink                Drank              Drunk
See                   Saw                 Seen
Fly                     Flew                Flown
Cut                    Cut                  Cut

Contoh lain :

Irregular Verbs

Keterangan :
Pada bagian jenis kata Irregular verbs terdapat perubahan kata yang cukup banyak baik tulisan kata-katanya maupun pengucapannya. 

Sedangkan pada Regular verbs, perubahan penulisan kata-kata dan pengucapannya tidak terlalu banyak. Ciri utama pada jenis kata kerja ini yaitu pada bentuk past ( bentuk lampau ) dan past participlenya ( kalimat perfect ) hanya ditambahkan akhiran -ed pada kata kerjanya. Contoh :

Play/s     Played       Played
V1            V2               V3

Kedua Jenis kata kerja ini selalu di gunakan pada dua jenis kalimat di dalam bahasa Inggris, yaitu :

1. Kalimat Verbal biasa : kalimat yang menginformasikan tentang kegiatan atau perbuatan pada kalimat. Jenis kalimat ini menggunakan kata kerja bentuk  Irregular verb dan Regular Verb.

2. Kalimat Verbal dalam bentuk Continuous : kalimat yang menggunakan kata kerja Irregular Verb dan Regular Verb berakhiran -ing dan menggunakan kata kerja bantu to be  ( is,am,are,was,were, be, dan been ). Contoh :

She is creating a sculpture 

Dia sedang membuat sebuah ukiran

Ket : creating adalah penggabungan kata kerja Create ( membuat/menciptakan) dan ditambah akhiran ing.

Sedangkan kata is adalah jenis kata to be.


Kesimpulan

Kita menggunakan kata kerja jenis irregular dan regular verbs untuk di pakai di dalam kalimat verbal yaitu kalimat yang menginformasikan adanya suatu aktivitas atau perbuatan saat kalimat tersebut disampaikan. Dimana jenis kalimat ini bisa dibuat dalam bentuk verbal biasa dan juga bisa dibuat dalam kalimat yang menyatakan sedang (continuous) yaitu menjelaskan sesuatu yang dibicarakan sedang terjadi atau sedang dilakukan.


0 komentar:

Apa Yang Di Maksud Dengan Auxilliary Verb Dalam Bahasa Inggris

Di tulisan lain sebelumnya, saya sudah membahas mengenai kata kerja atau verb ( silakan baca pemahaman verb dan fungsinya ). Kali ini saya akan menyampaikan penjelasan tentang auxiliary verb secara terpisah agar dapat memahaminya secara lebih mudah.

Auxilliary Verb adalah kata kerja bantu yang berfungsi sebagai kata kerja bantu untuk kalimat dalam bentuk Nominal sentence, selain itu kata kerja jenis ini berfungsi sebagai kata kerja bantu selain kata kerja utama dalam bentuk nominal dengan tenses tertentu. Jenis dari kata Auxilliary verb ini yaitu : do, does, did, is, am, are, be, been, have, has, had, dan bentuk modals yaitu can, will, may, shall, need, dan must.

Penjelasan dari Auxilliary Verb adalah sebagai berikut :
1.    Kata kerja bantu ( Auxilliary verb ) bentuk To be yaitu is, am, are dalam bentuk waktu sekarang ( present tense) dan was dan were dalam bentuk waktu lampau ( Past tense ).
Contoh dalam penggunaan kalimat :
Ridho             is            a student     in a   vocational high school.
Subjek     Aux. Verb    Objek                    Keterangan  tempat
                    Be ‘is’

 Ridho adalah seorang pelajar di sebuah sekolah kejuruan ( SMK )

He    is     a good student                    in his classroom.
Dia             seorang murid yang baik di dalam kelasnya

He     was    a good student              in his classroom last year.
Dia dulunya seorang murid yang baik di dalam kelasnya tahun lalu.

Kata kerja bantu ( auxilliary verb ) bentuk Be ‘is dan was’ pada kalimat diatas berfungsi sebagai predikat di dalam kalimat.

                Selain bentuk Be is,am,are, was dan  were diatas, ada bentuk Be lainnya yaitu Be dan Been. Be digunakan untuk kalimat nominal  yang menggunakan kata-kata modals dan kalimat bentuk Perfect.
Contoh :
            I will be here someday to find him.
Saya akan ada disini suatu hari nanti untuk menemukannya.

            I have been there to see them.  
Saya sudah ada disana untuk menemui mereka. Will adalah kata bentuk modal, sedangkan have adalah kata bentuk perfect yang menyatakan ‘sudah/telah’ di dalam bentuk Perfect tenses.

2.       Kata kerja bantu ( Auxilliary verb ) bentuk Do/Does/Did. Adalah bentuk kata kerja bantu untuk kalimat tanya dan sebagai kata kerja bantu untuk kalimat negatif atau yang menyatakan ‘ tidak’ didalam kalimat verbal.
Contoh :
( + )     Rooney goes to the zoo with his family. Rooney pergi ke kebun binatang bersama keluarganya.
( - )      Rooney does not go to the zoo with his family. Rooney tidak pergi ke kebun binatang bersama keluarganya
( ? )     Does Rooney go to the zoo with his family ?. Apakah Rooney pergi ke kebun binatang bersama keluarganya ?

( + )     She makes  a cake in the kitchen. Dia membuat kue di dapur
( - )      She doesn’t make a cake in the kitchen. Dia tidak  membuat kue di dapur
( ? )     Does she make a cake in the kitchen ?. Apakah dia membuat kue di dapur ?

( + )     Many people go to the biggest ceremony of the year. Banyak orang pergi ke perayaan terbesar tahun ini.
( - )      Many people don’t go to the biggest ceremony of the year. Banyak orang tidak pergi ke perayaan terbesar tahun ini.
( ? )     Do many people go to the biggest ceremony of the year. Apakah banyak orang pergi ke perayaan terbesar tahun ini ?

Keterangan :
Perhatikan ketiga bentuk kalimat diatas, kalimat yang menggunakan bentuk does digunakan karena subjek Rooney adalah bentuk orang pertama tunggal ( singular person ) maka untuk bentuk negatif dan kalimat tanya menggunakan kata kerja bantu does, dan juga dipakai untuk subjek He, She, It. Pada bagian kalimat ‘She makes  a cake in the kitchen’, kata kerja ‘make’ ditambahkan akhiran huruf –S karena subjeknya ‘She’. Begitu pula dalam bentuk negatifnya, maka di perlukan kata kerja bantu bentuk ‘does’ lalu ditambahkan kata kerja dasarnya yaitu ‘make’ tanpa akhiran huruf-S. Untuk selengkapnya nanti akan dijelaskan pada pembahasan Subject-Verb agreement.

 Sedangkan untuk kalimat yang menggunakan do  digunakan untuk kalimat negatif dan kalimat tanya apabila subjeknya menggunakan subjek I,you, they, we atau menggunakan bentuk plural. Kata many people pada kalimat diatas adalah bentuk plural person atau menunjukan lebih dari satu orang atau benda.

3.    Kata kerja bantu ( auxilliary verb ) berikutnya yaitu menggunakan kata have, has, atau had dalam bentuk lampau. Penggunaan kata have, has, dan had  ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kegiatan atau aktivitas yang di lakukan sudah dilaksanakan atau di kerjakan. Perhatikan contoh di bawah ini :

She has driven the car to the town. Dia telah mengemudikan mobil tersebut menuju kota.
They have found us in the middle of departement store. Mereka telah menemukan kami ditengah toko swalayan.
I have not eaten the dishes since I came. Saya belum makan makanan itu sejak saya datang.
Have you come to that party ? Sudahkah kamu datang ke pesta itu?
4.    Kata kerja bantu bentuk modals ( modals auxilliary verbs ) adalah kata kerja bantu di dalam kalimat menggunakan kata-kata seperti will, shall,can, may, dan must. Kata-kata tersebut berfungsi menambahkan makna di dalam kalimat yang memiliki arti yang berbeda-beda, antara lain :
Will ( akan ). Penggunaan kata ini menunjukan suatu kegiatan atau peristiwa akan terjadi atau akan dilakukan, dan kata ini sering digunakan dalam bentuk future tense di bahasa Inggris. Bentuk kata lampau dari kata will adalah would.
Shall ( akan ). Kata ini juga bermakna ‘akan’ di dalam bahasa Inggris yang penggunaan nya menunjukan suatu kegiatan atau peristiwa di masa akan datang. Penggunaan kata shall hanya di gunakan untuk subjek I dan we di dalam kalimat. Bentuk kata lampau dari kata shall adlah should.

Can ( dapat / mampu ). Kata ini digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan melakukan sesuatu di waktu sekarang atau waktu akan datang. Bentuk kata lampau dari can adalah could.
May ( dapat/mampu ). Kata ini menyatakan kemungkinan dalam waktu sekarang atau akan datang. Bentuk kata lampau nya adalah might.

Must ( harus ). Kata yang menunjukan suatu keharusan melakukan sesuatu gagasan dan gagasan tersebut penting untuk dilakukan. Bentuk lampau dari must yaitu had to.
Penjelasan lengkap tentang kata-kata modals  ini akan saya sampaikan pada pembahasan berikutnya tentang modals as an auxilliary verb.

Kesimpulan :
Kita menggunakan kata kerja bantu ( auxiliary verb ) kedalam beberapa jenis kalimat bahasa Inggris, yaitu jenis kalimat verbal dan nominal. Dimana jenis kalimat nominal hanya menggunakan to be saja, sementara di dalam kalimat verbal menggunakan to be ( bentuk continuous ), do/does/did sebagai kata kerja bantu untuk membentuk kalimat dengan menggunakan kalimat tanya dan bentuk negatif ( menyatakan tidak atau not didalam kalimat ). Penggunaan kata kerja bantu have/has/had digunakan untuk kalimat perfect yaitu menyatakan sesuatu sudah dilakukan atau dikerjakan, bentuk perfect ini dapat digunakan sebagai kalimat biasa, menyatakan tidak atau belum, serta kalimat tanya. Sedangkan untuk penggunaan modals berfungsi menambah arti pada kalimat sesuai dengan arti masing-masing kata dari modals tersebut.
Demikian penjelasan tentang Auxiliary verb, semoga dapat menambah pengetahuan anda tentang fungsi kata kerja bantu sebagai predicate di dalam kalimat selain menggunakan kata-kata irregular dan regular.
Jika menurut anda artikel ini bermanfaat, silakan di share pada yang lain.
Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Apa Yang Dimaksud Dengan Tenses Dan Fungsinya Dalam Membuat Kalimat

Apa sebenarnya tenses itu ? .....
Banyak orang yang masih belum paham dengan grammar ( tata bahasa ) Inggris ini, diantara nya adalah tidak paham dengan arti tenses itu sendiri.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan tenses ?

Secara arti kata, tenses bermakna bentuk waktu. Bentuk waktu yang seperti apa ? Yaitu bentuk waktu yang digunakan dalam membuat kalimat bahasa Inggris, antara lain : bentuk lampau ( past tense ), bentuk sekarang ( present tense ), bentuk masa akan datang ( future tense ), dan bentuk lampau yang masih berlanjut hingga di masa yang akan datang ( past future ).

Dalam membuat kalimat bahasa Inggris dengan menggunakan tenses, ada 2 kategori jenis kalimat yang dapat digunakan di dalam membuat kalimat :

1. Kalimat Non Verbal ( Nominal ) yaitu kalimat yang tidak menggunakan bentuk predikat / kata kerja perbuatan atau tindakan yang menggunakan bentuk kata kerja bantu ( auxilliary verb )  berbentuk Be yaitu is, am, are,. Was, were, be, dan been yang disesuaikan dengan masing-masing subjeknya. Selain bentuk nominal, kata kerja bantu Be juga dapat digunakan di dalam kalimat menyatakan sedang ( continuous ) dan kalimat pasif atau passive voice.

2. Kalimat Verbal yaitu kalimat yang menggunakan kata kerja perbuatan yang berasal dari jenis kata kerja utama ( Main Verbs ) baik dari kata kerja beraturan ( Regular Verb ) maupun kata kerja tidak beraturan ( Irregular Verbs )

Untuk mengetahui lebih jelas tentang Verbs ( Kata Kerja ), silakan baca selengkapnya mengenai pemahaman kata kerja ( verb) dan fungsinya.

Dengan mengetahui jenis kalimat apa yang ingin kita buat dari  kedua jenis kalimat tersebut, kita dapat membentuk kalimat dengan beberapa cara yang disesuaikan dengan bentuk waktu saat kalimat tersebut dibuat. Adapun bentuk kalimat yang dapat kita pergunakan antara lain :

1. Bentuk kalimat Simple. Adalah bentuk kalimat sederhana. Maksud 'sederhana' disini adalah didalam kalimat tersebut tidak menggunakan kalimat yang menyatakan sedang ( continuous ) atau menyatakan sudah ( perfect ) pada kalimat.

Pattern / rumusan :
Subject+Verb1(irregular/regular)+Object+Adverb ( kalimat verbal )

Atau

Subject+to be (is/am/are/was/were)+Object+Adverb (kalimat nominal)

Contoh :
Saya makan seporsi nasi goreng
I eat a portion of fried rice.
➡kalimat ini bentuk simple dalam waktu sekarang ( present ) atau sering disebut simple present tense dengan jenis kalimat verbal.

Saya adalah seorang siswa di SMU Jakarta
I am a student of  senior high school in Jakarta.
➡kalimat ini bentuk simple dalam waktu sekarang namun dengan jenis kalimat nominal.

Mereka adalah para prajurit sekitar lima tahun lalu.
They were soldiers about five years ago.
➡kalimat ini bentuk simple dalam bentuk waktu lampau ( past tense ) dengan jenis kalimat nominal.

Mereka berlatih di sebuah perkemahan militer
They trained in a military camp
➡kalimat ini bentuk simple dalam bentuk lampau dengan jenis kalimat verbal.

2. Kalimat bentuk Continuous
Adalah kalimat yang menyatakan sesuatu sedang dikerjakan, dilaksanakan, atau diselesaikan.

Pattern / rumusan :
Subject+to be ( is/am/are/was/were)+Verb1(irregular/regular)-ing+Object+Adverb ( kalimat verbal )

Kalimat bentuk ini dapat dibuat disemua bentuk waktu ( tenses ) di dalam kalimat bahasa Inggris. Antara lain :

➡Bentuk Present Continuous Tense. Kalimat menyatakan sesuatu sedang berlangsung di waktu sekarang.

➡Bentuk Past Continuous Tense. Kalimat menyatakan sesuatu sedang dikerjakan diwaktu yang lampau dan akan selesai di waktu sekarang.

➡Bentuk Future Continuous Tense. Yaitu kalimat menyatakan sesuatu sedang dilakukan atau sedang berlangsung du waktu yang akan datang dan akan selesai di waktu yang akan datang di waktu tertentu.

➡Bentuk Past Future Continuous.
Yaitu kalimat yang menyatakan sesuatu sedang terjadi diwaktu lampau dan masih terus berlangsung di waktu yang akan datang ( future ).

Kalimat bentuk Continuous ini selalu menggunakan pola dasar aturan :
To be ( is, am, are, was, were, be, dan been ) dengan Kata Kerja pertama ( V1 ) dari Main Verb.

3. Kalimat bentuk Perfect

Kalimat bentuk perfect adalah kalimat yang menyatakan  sesuatu yang sudah terjadi atau sudah dilakukan sesuai dengan waktu yang diceritakan atau disampaikan.

Pattern / rumusan :
Subject+have/has/had+Verb3(irregular/regular)+Object+Adverb ( kalimat verbal )

Atau

Subject+have/has/had+to be (been)+Object+Adverb (kalimat nominal)

Aturan dalam membuat kalimat perfect  ini yaitu dengan menggunakan jenis kata kerja bantu ( auxilliary verb ) bentuk have, has, dan had didalam kalimat.
Contoh : I have eaten at canteen. Saya sudah makan di kantin. ( bentuk kalimat verbal )

I have been in the teather. Saya sudah berada di teater. ( bentuk kalimat nominal )

She has been here with me. Dia ( perempuan) sudah ada disini bersama saya. ( kalimat nominal )

The plants had grown up fastly. Tanaman-tanaman itu tadi tumbuh dengan cepat. ( kalimat verbal dalam bentuk lampau).

4.Kalimat bentuk perfect continuous
Merupakan penggabungan dari bentuk perfect dan continuous yang berarti kalimat yang menyatakan sesuatu sudah terjadi atau dilaksanakan dan masih sedang berlangsung hingga waktu tertentu.

Pattern / rumusan :
Subject+have/has/had+been +Verb1(irregular/regular)-ing+Object+Adverb ( kalimat verbal )

Aturan dalam menggunakan bentuk kalimat ini yaitu menggunakan kata kerja bantu have/has/had + to be (been) + v1 -ing ( dari jenis irregular verb maupun regular verb ).

Contoh :
Mr. Rico has been leaving for Jakarta. Pak Riko sudah berangkat dan masih dalam perjalanan menuju Jakarta.

They had been eating with us. Mereka telah ( dan masih ) makan bersama kami.

Terkadang maknanya didalam bahasa Indonesia yang menunjukan kata sedang tidak perlu di artikan namun maknanya secara kalimat tetap menunjukan makna sedang dengan menggunakan kalimat bentuk ini.

Kesimpulan

Sebuah kalimat bahasa Inggris pada dasarnya menggunakan tenses sebagai bentuk tata bahasa dasar di dalam menggunakan kalimat tersebut. Membuat kalimat di dalam bahasa Inggris yang benar menggunakan bermacam tata bahasa ( grammar ) bahasa Inggris. Namun dari semua jenis tata bahasa yang digunakan, tenses adalah tata bahasa yang paling mendasar. Hal ini pula mengapa tenses sudah diajarkan sejak usia sekolah menengah pertama dengan harapan siswa mampu membuat kalimat bahasa Inggris secara benar dan tepat.

0 komentar:

herbalife'
Bingung ingin mencari guru les yang bagus ?
Ngga usah bingung, coba cari aja di Preply

Atau jika ingin Nilai UN kamu bagus, silakan bergabung di sini